Ma'had Ibnu Abbas

Profile Ma'had Ibnu Abbas Wiradesa Pekalongan

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ma'had Ibnu Abbas

Senin, 19 Oktober 2015

Dana Ranjang Santri

Kami dari Ma'had Ibnu Abbas membuka Peluang bagi Kaum Muslimin yang mempunyai kelebihan Harta untuk disalurkan kepada kami untuk pembelian Ranjang Susun Santri dengan anggaran:
Rp 2.000.000,- x 15 buah = 30.000.000,-
(10 Untuk Asrama Ikhwan & 5 Untuk Asrama Akhwat)
Dana Bisa disalurkan melalui Rek.
1. Bank Mandiri No.: 139-00-0784339-8
2. Bank BRI No.: 3693-01-013611-53-5
3. Bank BCA No.: 2510461404
4. Bank BNI No.: 0375987475
Semua Rekening atas nama: Shodikun
Konfirmasi Trasfer Shodikun (085642545968)

Sabtu, 24 November 2012

DI-MIA
Dana Infaq Ma'had Ibnu Abbas

Ma'had Ibnu Abbas membuka kesempatan seluas-luasnya bagi Anda yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk berinfaq.
Berapapun harta yang Anda sisihkan, berarti telah ikut serta dalam Pembangunan dan Memiliki Lembaga Pendidikan Ma'had Ibnu Abbas dan secara tidak langsung Anda Telah Ikut Membangun Generasi Muda untuk Memahami Agama.
Dana ini akan bermanfaat bagi Ma'had Ibnu Abbas sebagai Pembangunan Fisik, Ilmiah maupun Tarbiyah.
Salurkan sebagian dana anda melalui :

Dana Bisa disalurkan melalui Rek.
1. Bank Mandiri No.: 139-00-0784339-8
2. Bank BRI No.: 3693-01-013611-53-5
3. Bank BCA No.: 2510461404
4. Bank BNI No.: 0375987475
Semua Rekening atas nama: Shodikun

Konfirmasi Trasfer Shodikun (085642545968)

Kami atas nama Pengurus Ma'had Ibnu Abbas mengucapkan Jazakumulloh khoir wa barokallohu fiikum. insya Alloh infaq yang anda infaqkan akan menjadi jariyah yang pahalanya akan terus mengalir. Aamiin....

Rabu, 23 Maret 2011

Visi dan Misi Ponpes Ibnu Abbas

Muqodimah
     Pengetahuan dan Pendidikan agama yang benar adalah faktor yang paling penting bagi setiap generasi Islam, karena dengan pendidikan tersebut akan lahir generasi yang sholih dan berkualitas, disamping nantinya juga perlu pendidikan umum sebagai pelengkap.
     Berpijak pada hal tersebut, maka kami, Pondok Pesantren Ibnu Abbas di bawah Yayasan Ibnu Abbas Wiradesa berusaha ikut membina dan menyiapkan generasi Islam yang lurus aqidahnya, berakhlaq mulia dan senantiasa meneladani jejak Rosululloh dan para salafush sholih.

Visi
     Menjadi lembaga pendidikan dan dakwah Islam dengan manhaj ahlussunnah wal jamaah yang unggul, jujur dan amanah.

Misi
     Mengemban risalah dakwah ahlussunnah wal jamaah melalui lembaga pendidikan dengan metode hikmah dan ilmiah berdasarkan Al Qur'an dan As Sunnah dengan pemahaman para salafush sholih.

Sejarah Berdirinya Ponpes Ibnu Abbas al Islamy Wiradesa

Sejarah Singkat
     Pondok Pesantren Ibnu Abbas adalah lembaga pendidikan dan dakwah Islam dengan manhaj ahlus sunnah wal jamaah yang bernaung di bawah Yayasan Ibnu Abbas Wiradesa (beralamat di Jl. Kaibon, Mayangan, Wiradesa, Pekalongan, Jawa Tengah, secara resmi berdiri pada Kamis, 22 Shofar 1432 H bertepatan dengan 27 Januari 2011, ditandai dengan dikeluarkannya Piagam Terdaftar oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan atas nama Kementerian Agama Republik Indonesia, DR. H. A. Umar, M.A (hafidzahulloh) dengan Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP): 510333260021 (Terbaru 2016).
     Dengan ini telah resmi secara hukum untuk menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran sembilan tahun, dan di Pondok Pesantren Ibnu Abbas baru mengelola untuk tingkat salafiyah ula (setingkat SD).
     Ala kulli hal, namun demikian sebenarnya lembaga pendidikan ini telah menjalankan proses pendidikan jauh sebelum terbentuknya Ponpes Ibnu Abbas secara resmi. Yayasan Ibnu Abbas Wiradesa, selaku penyelenggara Ponpes Ibnu Abbas, telah membuat Madrasah Salafiyah Ula Tahfidzul Qur’an (MSUTQ) Ibnu Abbas yang ditempatkan di teras Masjid Ibnu Abbas, Pekuncen, Wiradesa sejak tahun ajaran 2007 / 2008, sebanyak satu lokal kelas. Pada Tahun Ajaran 2008 / 2009, MSUTQ Ibnu Abbas telah mempunyai satu lokal kelas semi permanen, yang berlokasi di Jl. Kaibon, Mayangan Wiradesa. Kegiatan pendidikan tersebut  terus berlangsung hingga awal tahun 2011 sehingga dikeluarkannya ijin oleh Kementerian Agama Republik Indonesia seperti di atas.